Materi dan Soal bab 8 dan 9, Covid-19, Wawasan Nusantara

Nama: Ragil Setiya Adista

Kelas: X TO3


Bab 8 

BELA NEGARA

Definisi bela negara adalah sikap dan perilaku warga negara yang dijiwai oleh kecintaannya kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 dalam menjalin kelangsungan hidup bangsa dan negara yang seutuhnya.

Dilansir dari situs resmi Dewan Ketahanan Nasional Republik Indonesia, tiap-tiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pembelaan negara dan syarat tentang pembelaan diatur dengan undang-undang.

Kesadaran bela negara itu hakikatnya kesediaan berbakti pada negara dan kesediaan berkorban membela negara.

Dengan melaksanakan kewajiban bela bangsa, menjadi bukti dan proses bagi seluruh warga negara untuk menunjukkan kesediaan mereka dalam berbakti pada nusa dan bangsa. Sekaligus menjadi bukti pemahaman mengenai bela negara.

Pemahaman tersebut bisa dilakukan dengan terbinanya hubungan baik antar sesama warga negara hingga proses kerja sama untuk menghadapi ancaman dari pihak asing secara nyata.


Pengertian Bela Negara 

Bela negara merupakan sebuah konsep yang disusun oleh perangkat perundangan dan petinggi suatu negara tentang patriotisme seseorang atau suatu kelompok maupun seluruh komponen dari suatu negara dalam kepentingan mempertahankan eksistensi negara tersebut.”

Secara fisik, hal ini bisa diartikan sebagai usaha pertahanan menghadapi serangan fisik atau agresi dari pihak yang mengancam keberadaan negara . sedangkan secara non-fisik konsep ini memiliki arti sebagai upaya untuk serta berperan aktif dalam memajukan bangsa dan negara, baik melalui pendidikan, moral, sosial ataupun peningkatan kesejahteraan orang-orang yang menyusun bangsa tersebut.

Dasar Hukum Bela Negara
1. UUD 1945 Pasal 27 Ayat (3) 
    "bahwa tiap warga negara berhak dan wajib     ikut serta dalam upaya bela negara"
2. UUD 1945 Pasal 30 Ayat (1) dan (2) 
    "bahwa tiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pertahanan dan keamanan negara, dan usaha pertahanan dan keamanan negara dilaksanakan melalui sistem pertahanan dan keamanan rakyat semesta oleh TNi dan Kepolisian sebagai komponen utama, Rakyat sebagai komponen pendukung".

Contoh Bela Negara

Penerapan di Indonesia


Bela negara adalah sikap dan perilaku warga negara yang dijiwai kecintaannya terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar tahun 1945 dalam menjalin kelangsungan hidup berbangsa dan bernegara yang seutuhnya.

Kesadaran bela negara hakikatnya kesediaan berbakti terhadap negara dan kesediaan berkorban membela negara. Spektrum bela negara sangat luas, dari yang paling halus, hingga yang paling keras. Mulai dari hubungan baik sesama warga negara hingga bersama-sama menangkal ancaman nyata musuh bersenjata. Tercakup di dalamnya yaitu bersikap dan berbuat yang terbaik bagi bangsa dan negara.

Unsur Dasar Bela Negara

  1. Cinta Tanah Air Indonesia
  2. Kesadaran Berbangsa & bernegara
  3. Yakin dengan Pancasila sebagai ideologi negara
  4. Rela berkorban demi bangsa & negara
  5. Mempunyai kemampuan awal bela negara

Contoh Bela Negara

  1. Melestarikan budaya dan adat istiadat
  2. Belajar dengan rajin bagi para siswa
  3. Taat hukum dan aturan-aturan negara
  4. Mencintai produk dalam negeri

Pemerintah Indonesia kini sedang menjalankan program pelatihan Bela Negara yang 7 bagi seluruh lapisan masyarakat. Tanggal 22 Oktober 2015, Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu telah meresmikan pembukaan program untuk bela negara. Program itu dimaksudkan untuk memperteguh keyakinan berdasarkan 5 unsur tersebut di atas, namun program ini bukanlah sebuah bentuk wajib militer.

NILAI NILAI BELA NEGARA

Cinta tanah air

Mengenal serta mencintai tanah air agar selalu waspada dan siap membela tanah air Indonesia pada segala bentuk ancaman, tantangan, hambatan dan gangguan yang bisa membahayakan kelangsungan hidup bangsa dan negara. Indikator cinta tanah air meliputi:

  1. menjaga tanah air dan pekarangan serta seluruh ruang wilayah Indonesia.
  2. bangga menjadi bangsa Indonesia
  3. menjaga nama baik bangsa serta negara Indonesia
  4. memberi kontribusi dan kemajuan terhadap bangsa dan negara Indonesia
  5. mencintai produk dalam negeriserta budaya, dan kesenian Indonesia.

Kesadaran berbangsa dan bernegara

Sadar sebagai warga bangsa negara Indonesia dalam bentuk tingkah laku, sikap, dan kehidupan pribadi agar bisa bermasyarakat sesuai dengan kepribadian bangsa. Indikator nilai kesadaran berbangsa dan bernegara meliputi:

  1. Mempunyai kesadaran keragaman budaya, suku, agama, bahasa dan adat istiadat.
  2. Melakukan hak dan kewajiban sebagai warga negara sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku.
  3. mengenal keragaman individu di rumah serta di lingkungannya.
  4. berfikir, bersikap serta berbuat yang terbaik bagi bangsa dan negara Indonesia.
  5. berpartisipasi dalam menjaga kedaulatan bangsa dan negara.
Yakin akan Pancasila

Pancasila adalah pedoman dan pandangan hidup bangsa Indonesia dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara untuk mencapai tujuan nasional walaupun berbeda suku, ras dan agama. Rasa yakin terhadap Pancasila sebagai ideologi negara yang sah dicapai dengan menumbuhkan kesadaran:

  1. yang didasari Pancasila,
  2. pada kebenaran (NKRI) negara kesatuan republik Indonesia
  3. bahwa dengan mengamalkan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, negara bangsa Indonesia tetap jaya
  4. setiap perbedaan pendapat pada kehidupan berbangsa dan bernegara bisa diselesaikan dengan cara musyawarah dan mufakat,
  5. bahwa Pancasila bisa membentengi mental dan karakter bangsa dalam menghadapi ancaman baik dari dalam dan luar negeri.

Nilai yakin terhadap Pancasila sebagai ideologi bangsa meliputi:

  1. memahami nilai-nilai Pancasila.
  2. mengamalkan Pancasila pada kehidupan sehari-hari.
  3. menjadikan Pancasila sebagai pemersatu bangsa
  4. senantiasa mengembangkan nilai Pancasila
  5. setia pada Pancasila serta meyakini sebagai dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Rela berkorban

Rela berkorban demi bangsa dan negara. Bersedia mengorbankan waktu, tenaga, pikiran serta harta benda untuk kepentingan umum hingga pada saatnya nanti siap mengorbankan jiwa raga bagi kepentingan bangsa dan negara. Rrela berkorban bagi bangsa dan negara yaitu meliputi:

  1. bersedia mengorbankan waktu, tenaga dan fikiran demi kemajuan bangsa dan negara.
  2. siap membela bangsa dan negara dari berbagai ancaman.
  3. Mempunyai kepedulian terhadap keselamatan bangsa dan negara.
  4. Mempunyai jiwa patriotisme terhadap bangsa dan negaranya.
  5. mendahulukan kepentingan bangsa dan negara di daripada kepentingan pribadi atau golongan.

Kemampuan awal bela negara

  • secara psikis mempunyai sifat disiplin, ulet, mentaati segala peraturan undang-undang yang berlaku, percaya terhadap kemampuan diri sendiri, tahan uji, pantang menyerah dalam menghadapi kesulitan guna mencapai tujuan nasional.
  • secara fisik mempunyai kondisi kesehatan dan keterampilan jasmani yang bisa mendukung kemampukuan awal bela negara yang bersifat psikis.

Indikator nilai mempunyai kemampuan awal bela negara meliputi:

  1. mempunyai kecerdasan intelektual, kecerdasan spiritual, kecerdasan emosional, dan kecerdasan bertahan hidup serta mengatasi kesulitan.
  2. senantiasa memelihara kesehatan jiwa beserta raganya.
  3. ulet dan pantang menyerah menghadapi tantangan.
  4. terus membina kemampuan jasmani serta rohani.
  5. mempunyai keterampilan bela negara dalam bentuk keterampilan.


Bab 9 
INTEGRASI NASIONAL

1. Pengertian Integrasi nasional
    Istilah integrasi berasal dari bahasa inggris yaitu integration yang berarti pembauran hingga menjadi kesatuan  yang utuh dan bulat. integrasi juga berarti proses mengkoordinasikan berbagai tugas, fungsi dan bagian-bagian, sedemikian rupa dapat bekerja sama dan tidak saling bertentangan dalam pencapaian sasaran dan tujuan.sedangkan nasional, mempunyai arti sebagai kebangsaan, yang meliputi satu bangsa. Seperti ciri-ciri nasional, tarian tradisional dan perusahaan nasional.

     Menurut ICCE, integrasi nasional dapat diartikan penyatuan bagian-bagian yang berbeda dari satu masyarakat menjadi suatu keseluruhan yang utuh, atau memadukan masyarakat-masyarakat kecil yang banyak jumlahnya menjadi suatu bangsa.

     Integrasi yang dimaksud disini adalah kesatuan dan persatuan negara. Secara umum, integrasi nasional mencerminkan proses persatuan orang-orang dari berbagai wilayah yang berbeda, atau memiliki berbagai perbedaan baik suku, budaya, dan berbagai latar belang ekonomi.

     Menurut Paul B.Horton,  integrasi yaitu proses pengembangan masyarakat yang mana  segenap kelompok ras dan etnik mampu berperan secara bersama-sama dalam kehidupan budaya dan ekonomi. Oleh karena integrasi suatu yang diharapkan dalam kehidupan masyarakat, maka harus tetap dijaga kelangsungannya.Integrasi nasional identik dengan integrasi bangsa yang berarti suatu prosespenyatuan atau perubahan berbagai aspek sosial budaya kedalam suatu wilayah dan pembentukan nasional atau bangsa.

2.  Macam-macam Integrasi
     Proses integrasi tidak terjadi begitu saja, tetapi merupakan suatu proses yang panjangdalam waktu yang cukup lama, dan berikut ini macam-macam integrasi :
     a. Integrasi Kebudayaan.
         Integrasi kebudayaan adalah penyusaian diantara unsur-unsur kebudayaan yang saling berbeda sehingga mencapai keserasian fungsi dalam kehidupan bermasyarakat.
     b. Integrasi Sosial.
         Integrasi sosial merupakan penyusaian diantara unsur-unsur yang saling berbeda dalam kehidupan sosial sehingga menghasilkan suatu pola kehidupan  yang serasi bagi masyarakat tersebut.
     c. Integrasi Nasional
Integrasi nasional adalah proses penyusaian diantara unsur-unsur yang saling berbeda dalam kehidupan dimasyarakat secara nasional sehingga menghasilkan suatupola kehidupan yang serasi fungsinya bagi masyarakat tersebut.

3.  Faktor-Faktor Pendorong Terbentuknya Integrasi.
     Integrasi nasional yang kuat, akan terbentuk dan berkembang diatas kesepakatan nasional tentang batas-batas suatu masyarakat politik dan sistim politik yang berlaku bagi seluruh masyarakat
tersebut. Kemudian suatu konsensus nasional mengenai bagaimana suatu kehidupan bersama suatu bangsa harus diwujudkan atau diselenggarakan  melalui suatu konsesnsus nasional mengenai sistem nilai yang akan mendasarihubungan-hubungan sosial diantara suatu masyarakat negara. Integrasi nasional dalam masyarakat akan bisa terwujud apabila ada faktor-faktor sebagai berikut :
  1. Adanya rasa toleransi, saling menghormati dan tenggang rasa.
  2. Terjadinya perkawinan campuran antara suku
  3. Makin pesatnya komunikasi dan transportasi antar daerah
  4. Meningkatnya solidaritas sosial yang dipengaruhi intensifnya kerja sama kelompok dalam  masyarakat  menghadapi kejadian bersama.
  5. Fungsi pemeintahan yang makin berjalan baik dan  bijaksana terutama yang menyentuh masyarakat bawah.
    Adapun faktor-faktor pendorong integrasi nasional sebagai berikut :
  1. Faktor sejarah yang menimbulkan rasa senasib sepenanggungan.
  2. Keinginan untuk bersatu dikalangan bangsa Indonesia sebagaimana dinyatakan dalam sumpah pemuda tanggal 28 oktober 1928.
  3. Rasa cinta tanah air dikalangan bangsa Indonesia sebagaimana dibuktikan perjuangan merebut, menegakkan dan mengisi kemerdekaan.
  4. Rasa rela berkorban untuk kepentingan bangsa dan negara, sebagaimana dibuktikan oleh banyak pahlawan yang gugur demi memperjuangkan kemerdekaan bangsa Indonesia.
  5. Adanya simbol kenegaraan dalam bentuk Garuda Pancasila
  6. Pengembangan budaya gotong royong yang merupakan ciri khas kepribadian bangsa Indonesia secara turun temurun.
    Adapun faktor penghambat integrasi nasional sebagai berikut :
  1. masyarakat Indonesia yang beraneka ragam dalam faktor-faktor kesukubangsaan dengan masing-masing kebudayaan daerahnya, bahasa daerah, agama yang dianut, ras dan sebagainya.
  2. Wilayah negara yang begitu luas, terdiri atas ribuan pulau yang dikelilingi oleh lautan luas.
  3. Besarnya kemungkinan ancaman, tantangan, hambatan dan gangguan yang merongrong keutuhan, kesatuan dan  persatun  bangsa, baik yang berasal  dari dalam  maupun dari luar negri.
  4. Masih besarnya ketimpangan dan tidak meratanya pembangunan dan hasil-hasil pembangunan yang menimbulkan rasa tidak puas.
  5. Adanya paham etnosentrime diantara beberapa suku bangsa yang menonjolkan kelebihan-kelebihan budayanya dan menganggap rendah budaya suku bangsa lain.
  6. Lemahnya nilai-nilai budaya bangsa, akibat kuatnya pengaruh budaya asing yang tidak sesuai dengan kepribadian  bangsa, baik melewati kontak lansung maupun tidak lansung.
     Sebagai warga negara Indonesia yang baik, kita harus memiliki rasa integrasi nasional yaitu suatu sikap kepedulianterhadap sesama serta memiliki rasa persatuan yang tinggi baik terhadap bangsa negara, agama serta keluarga. Untuk meningkatkan integritas nasional dapat dilakukan dengan cara-cara sebagai berikut :
  1. Membangun dan menghidupkan komitmen, kesadaran  dan kehendak untuk bersatu.
  2. Membangun kelembagaan di masyarakat yang berakarkan pada nilai dan norma yang menyuburkan persatuan dan kesatuan bangsa serta tidak memandang perrbedaan suku, agama, ras, keturunan, etnis dan perrbedaan-perbedaan lainnya, yang sebenarnya tidak perlu diperdebatkan.
  3. Meningkatkan integrasi bangsa, yaitu penyatuan berbagai macam kelompok sosial budaya dalam satu kesatuan wilayah dan dalam satu identitas nasional.
  4. Mengembangkan prilaku integratif di Indonesia dengan upaya bekerja sama dalam berorganisasi dan berprilaku sesuai dengan cara yang dapat membantu tujuan organisasi.
  5. Meningkatkan integritasi nilai diantara masyarakat dan integrasi nilai Indonesia ada dalam Pancasila dan UUD 1945 sebagai sistim nilai bersama.



Soal Bab 8
1. Jelaskan pengertian otonomi daerah 
Kata otonomi berasal dari Bahasa Yunani autonomia atau autonomos yg berakorti sendiri dan nomos berarti aturan atau undang undang.Jadi,autonomia berarti hak untuk mengatur dan memetintah sendiri atas inisiatif sendiri dan kemampuan sendiri.
2. Sebutkan tujuan otonomi daerah
Dilihat dari sudut pandang pemerimtah pusat,terdapat sejumlah tujuan utama dari kebijakan otonomi daerah,sebagai berikut
a. Pendidikan politik
b. Pelatihan kepemimpinan
c.  menciptakan stabilitas politik
d. Mewujudkan demokratisasi sistem pemerintahan didaerah
3. Sebutkan kelemahan desentralisasi
a. Khusus mengenai desentralisasi teritorial,dapat mendorong timbulnya daerahisme atau provinsialisme
b. Memerlukan biaya yg besar
c. Sulit memperoleh keseragaman dan kesederhanaan


Soal Bab 9
1. Jelaskan pengertian Integrasi Nasional
Integrasi nasional terdiri dari dua kata dasar,yaitu integrasi dan nasional.Integrasi berasal dari bahasa inggris integration yg berarti proses membentuk suatu keseluruhan.kata nasional berasal dari bahasa inggris nation yg berarti bangsa.
  Integrasi nasional adalah usaha dan proses mempersatukan perbedaan perbedaan yg ada pada suatu negara sehingga terciptanya keserasian dan keselarasan secara nasional.
2. Sebutkan faktor faktor pembentukIntegrasi Nasional
1. Faktor prndorong tercapainya integrasi nasional sebagai berikut
 a. Adanya rasa senasib dan seperjuangan
 b. Keinginan untuk bersatu
 c. Rasa cinta tanah air
 d. Rasa rela berkorban
 e. Kesepakatan atau konsensus nasional        2. Faktor pemghambat integrasi nasional antara lain
  a. Kurangnya pemahaman dan penghargaan
 b. Adanya ancaman,tantangan,hambatan dan gangguan
c. Masih besarnya ketimpangan dan ketidakmerataan hasil hasil pembangunan
d. Munculnya paham etnosentrisme dibeberapa suku bangsa
3. Tantangan yang dihadapi oleh indonesia untuk NRI dibagi menjadi dua sebutkan dan jelaskan
  1. Secara eksternal Indonesia menghadapi berbagai tantangan seperyi pemanasan global,dinamika lingkungam strategis kwasan Asia-Pasifik maupun masalah perbatasan negara.
 2. Secara internal tantangan yg dihadapi Indonesia adalah mengawal  NRI agar tetap utuh dan bersatu.





COVID-19

Ancamannya adalah kesehatan mental saat wabah dan saling curiga satu sama lain.

1. Pribadi Saya jadi tidak bisa melakukan 
Proses pembelajaran disekolah dengan teman-teman.

2. Keluarga seperti ibu saya yang biasanya pergi ke pasar jadi tidak mau keluar bahkan untuk membeli Bahan makan dan keluarga saya tidak bisa berinteraksi dengan tetangga seperti biasa.

3.Masyarakat : saling curiga satu sama lain dan timbul nya rasa takut tertular virus secara berlebihan seperti tekanan psikis masyarakat semakin berat ketika negara memutuskan karantina wilayah.

Yaitu dengan tetap berada di dalam rumah melakukan distanting atau jaga jarak aman dengan orang lain dan tetap melakukan gaya hidup sehat dengan cuci tangan.





WAWASAN NUSANTARA


1. Jelaskan pengertian wawasan nusantara?

2. Sebutkan dan jelaskan asas asas dalam konsep wawasan nusantara

3. Tuliskan dna jelaskan unsur unsur dasar konsep wawasan nusantara

4. Tuliskan fungsi dari wawasan nusantar

5. Bagaimana latar belakang terbentuknya wawasan nusantara dalam konteks NKRI? Dan apa yang terjadi jika indonesia tidak memiliki konsep wawasan nusantara


JAWABAN


1. Wawasan nusantara adalah cara pandang bangsa Indonesia terhadap rakyat, bangsa, dan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia yang meliputi darat, laut, dan udara di atasnya sebagai satu kesatuan politik, ekonomi, sosial, budaya dan pertahanan keamanan. 

2. Asas wawasan nusantara terdiri atas: kepentingan yang bersama, tujuan yang sama, keadilan, kejujuran, solidaritas, kerjasama, dan kesetiaan terhadap ikrar atau kesepakatan bersama demi terpeliharanya persatuan dan kesatuan dalam kebhinekaan.

Asas Wawasan Nusantara merupakan ketentuan-ketentuan atau kaidah-kaidah dasar yang harus dipatuhi, ditaati, dipelihara, dan diciptakan demi tetap taat dan setianya komponen pembentuk bangsa Indonesia (suku bangsa atau golongan) terhadap kesepakatan bersama. Harus disadari bahwa jika asas wawasan kesepakatan bersama akan melanggar kesepakatan bersama tersebut, yang berarti bahwa tercerai-berainya bangsa dan negara Indonesia.


3. Konsepsi wawasan nusantara terdiri dari tiga unsur dasar, antara lain:

1. Wadah (contour)

Wadah kehidupan berbangsa dan bernegara meliputi seluruh wilayah Indonesia yang memiliki kekayaan alam dan penduduk dengan aneka ragam budaya. Bangsa Indonesia memiliki organisasi kenegaraan yang merupakan wadah berbagai kegiatan kenegaraan dan wujud infrastruktur politik. Sementara itu, wadah dalam kehidupan bermasyarakat adalah berbagai lembaga dalam wujud infrastruktut politik.

2. Isi (content)

Isi adalah aspirasi bangsa yang berkembang di masyarakat dan cita-cita serta tujuan nasional yang terdapat dalam pembukaan UUD 1945. Untuk menciptakan hal tersebut, bangsa Indonesia harus mampu menciptakan perastuan dan kesatuan bangsa dalam kebhinekaan. Isi menyangkut dua hal yang esensial, yaitu:

a) Realisasi aspirasi bangsa sebagai kesepakatan bersama serta capaian cita-cita dan tujuan nasional.

b) Persatuan dan kesatuan dalam kebhinekaan yang meliputi semua spek kehidupan nasional.

3. Tata laku (conduct)

Tata laku merupakan hasil interaksi dari wadah dan isi, yang terdiri dari tata laku bathiniah dan lahiriah. Tata laku bathiniah mencerminkan jiwa, semangat, dan mentalitas yang baik ari bangsa Indonesia. Sedangkan tata laku lahiriah tercermin dalam tindakan, perbuatan dan perilaku bangsa Indonesia. Kedua hal tersebut akan mencerminkan identitas jati diri bangsa dan kepribadian bangsa.

E. Hakikat Wawasan Nusantara

Adalah keutuhan nusantara, dalam pengertiannya yaitu cara pandang yang selalu utuh menyeluruh dlam lingkup nusantara demi kepentingan nasional. Hal tersebut berarti bahwa setiap warga Negara dan aparatur Negara harus berpikir, bersikap, dan bertindak secara utuh menyeluruh demi kepentingan bangsa dan Negara Indonesia.


4. Fungsi wawasan nusantara adalah sebagai suatu pedoman, motivasi, dorongan serta rambu-rambu dalam menentukan segala kebijaksanaan, keputusan, tindakan, dan perbuatan bagi penyelenggara negara di tingkat pusat dan daerah maupun bagi seluruh rakyat Indonesia dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.


5.Istilah Wawasan Nusantara berasal dari dua istilah kata yaitu “wawasan” dan “nusantara”. Kata wawasan berasal dari kata wawas , yang secara harfiah berarti pandangan atau teropong, yang dapat diartikan sebagai pandangan seseorang dalam melihat dan menjabarkan keberadaan suatu bidang tertentu secara utuh.

Sedangkan istilah nusantara berasal dari bahasa Sanskerta, yaitu “nusa” yang berarti “pulau” dan “antara” yang berarti “luar”, sehingga pengertian nusantara adalah kelompok atau gugusan pulau (nusa) atau kepulauan yang berada dalam posisi silang yaitu berada diantara dua samudera dan dua benua.

Wawasan nusantara adalah cara bagi bangsa Indonesia untuk melihat dirinya ( baik secara geografis) sebagai satu kesatuan ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya, masalah pertahanan dan keamanan (ipoleksusbudhankam).


Tujuan Wawasan Nusantara :

Menjamin perwujudan persatuan dan kesatuan segenap aspek kehidupan nasional, yaitu politik, sosial budaya, dan pertahanan keamanan.(Tujuan Internal Wawasan Nusantara)

Ikut melaksanakan ketertiban dunia (Tujuan Eksternal Wawasan Nusantara)

Ancaman terhadap sebagian wilayah merupakan ancaman seluruh wilayah dan menjadi tanggung jawab segenap bangsa. hal tersebut merupakan arti Wawasan nusantara sebagai satu kesatuan Pertahanan dan keamanan.

Adapun beberapa ancaman yang mengancam Ideologi, Politik, Ekonomi, Sosial Budaya, Pertahanan dan Keamanan Negara (IPOLEKSOSBUDHANKAM) adalah sebagai berikut :



- Bidang Ideologi :  

Adanya ideologi luar yang ingin menggantikan Pancasila

Implementasi : Mengalakkan pendidkan Pancasila


- Bidang Politik :

Maraknya korupsi kolusi dan nepotisme

Implementasi : Memberantas korupsi sejak dini

Hoaks dalam pemilihan umum

Implementasi : Memilihan dalam mengonsumsi berita


- Bidang Ekonomi  

Kecenderungan masyarakat membeli barang import

Solusi : Mencintai dan menggunakan produksi dalam negri


- Bidang Sosial Budaya

Tergerusnya budaya lokal dengan budaya asing

Implementasi : Melestarikan budaya lokal


- Bidang Pertahanan Keamanan

Ancaman militer seperti : Sabotase, Terorisme

Implementasi : Memperkuat pertahanan dan keamanan negara